Pengertian Media Komunikasi dan Audio-Visual

A specially developed CCD used for ultraviolet...
Tahun 1970 ditemukan teknologi CCD (Charged Caupled Device) menggantikan tabung citra vidicon. Tidak ada yang meramalkan bahwa di kemudian hari temuan Boyle dan Smith tersebut akan menjadi tonggak yang mempercepat perkembangan teknologi penangkap gambar diam maupun gambar gerak. Kamera foto dan kamera video berkembang sangat pesat berkat penemuan tersebut. Akhirnya hanya tinggal teknik lensa saja yang hampir tidak berubah. Media penyimpan mengalami perkembangan dan melahirkan banyak varian, di antaranya dalam bentuk pita (cassete), cakram (disk), dan memori chip. Dengan demikian sinematografi tidak lagi identik dengan media penyimpan fim/selluloid. Masyarakat mulai risih menyebut gambar hasil tangkapan dengan teknik sinematografi sebagai film karena media penyimpannya memang bukan lagi film. Lalu, apa
nama pengganti yang sesuai? Muncullah istilah media audio-visual. CCD yang jauh lebih murah dibanding tabung citra vidicon juga menyebabkan harga kamera menjadi murah, dengan demikian penyebarannya menjadi lebih pesat. Memasyarakatnya kamera video menyebabkan semakin banyaknya objek yang bias dikemas menjadi tayangan video. Dulu hanya film dalam arti film cerita saja yang merupakan karya sinematografi, sekarang berbagai dokumentasi dapat dikemas menjadi tayangan video, dan semua itu memerlukan teknik sinematografi. Fenomena ini mengokohkan penggunaan istilah media audio-visual untuk karya-karya sinematografi.

Pengertian Media Komunikasi dan Audio-Visual
Media berarti wadah atau sarana. Dalam bidang komunikasi, istilah media yang sering kita sebut sebenarnya adalah penyebutan singkat dari media komunikasi. Media komunikasi sangat berperan dalam mempengaruhi perubahan masyarakat. Televisi dan radio adalah contoh media yang paling sukses menjadi pendorong perubahan. Audio-visual juga dapat menjadi media komunikasi. Penyebutan audio-visual sebenarnya mengacu pada indra yang menjadi sasaran dari media tersebut. Media audiovisual mengandalkan pendengaran dan penglihatan dari khalayak sasaran (penonton). Produk audio-visual dapat menjadi media dokumentasi dan dapat juga menjadi media komunikasi. Sebagai media dokumentasi tujuan yang lebih utama adalah mendapatkan fakta dari suatu peristiwa. Sedangkan sebagai media komunikasi, sebuah produk audio-visual melibatkan lebih banyak elemen media dan lebih membutuhkan perencanaan agar dapat mengkomunikasikan sesuatu. Film cerita, iklan, media pembelajaran adalah contoh media audio-visual yang lebih menonjolkan fungsi komunikasi. Media dokumentasi sering menjadi salah satu elemen dari media komunikasi. Karena melibatkan banyak elemen media, maka produk audio-visual yang diperuntukkan sebagai media komunikasi kini sering disebut sebagai multimedia.










Pada masyarakat yang masih terbelakang (belum berbudaya baca-tulis) elemenelemen multimedia tidak seluruhnya secara optimal menunjang komunikasi. Masyarakat terbelakang hanya mengenal gambar dan suara. Pada masyarakat modern seluruh elemen multimedia menjadi sangat vital dalam membangun kesatuan dan memperkaya informasi. Suara, teks, gambar statis, animasi dan video harus diperhitungkan sedemikian rupa penampilannya, sehingga dapat menyajikan informasi yang sesuai dengan ciri khas masyarakat modern yakni efektif dan efisien. Untuk kepentingan efektifitas dan efisiensi inilah kemudian muncul istilah multimedia yang bersifat infotainment (informatif sekaligus menghibur) dan multilayer (beberapa lapis tampil pada saat yang sama). Saat menyaksikan tayangan TV masyarakat telah terbiasa melihat sinetron sambil mencermati tambahan berita dalam bentuk teks yang bergerak di bagian bawah layar TV, dan sesekali melirik logo perusahaan TV di pojok atas.

Sumber: Kuliah OnLine

Zemanta Pixie


sekedar dukungan buat sahabatku, semoga sukses dalam kontes seo-nya:
Stop Dreaming vs Start Action ~ Stop Dreaming Start Action ~ Profil Singkat Rusli Zainal Sang Visioner ~ Wisata SEO Sadau ~ —¤(rIDa)¤—

16 komentar:

  1. kurang lengkapppppppppppppppppp.

    btw txs

    BalasHapus
  2. :D makasih ataz keterangannya

    BalasHapus
  3. PENGERTIAN AUDIO??????????????????

    BalasHapus
  4. kurang lengkap y hrznya bza ngrtiin pha tgs ank cekoahan dongx aq bthnya pengertian audio bknd audio vicual jha dongx

    BalasHapus
  5. pngrtian media audio'na mn??? :o

    BalasHapus
  6. kurang lengkap......

    BalasHapus
  7. kurang lengkap,yang ak cari gk ketemu..agh

    BalasHapus
  8. ea kRang lengkap..

    BalasHapus
  9. Rizky triaMei 20, 2010

    kurang lengkap..
    saya mau carii tentang pengertian audio, visual nt' audio visual beserta ciri.ciri dan contoh na uga.... :c

    BalasHapus
  10. kurang lengkap ahhhhhhhhhh

    BalasHapus
  11. makasih atas infonya thanks

    BalasHapus
  12. slam knal gan tukeran linknya gan gmna ya

    anchore: kumpulan makalah dan skripsi

    url:

    BalasHapus
  13. kurang lengkap ... :#

    BalasHapus
  14. jdi inti dari pengertian audio visuall apaa???????????

    BalasHapus
  15. pengertian media comunication nya mana ??????

    BalasHapus
  16. Kami juga mempunyai artikel yang terkait dengan

    media komunikasi, bisa di download disini:
    http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/1234

    56789/3359/1/Perancangan%20Media%20Komunikasi.pd

    f
    semoga bermanfaat :D

    BalasHapus

Berkomentarlah Sebelum Berkomentar Itu Dilarang..!!

MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. blogger template by blog forum